BERITA

Detail Berita

Inovasi Energi dari Lahan Gambut: Dua Siswa SMAN 2 Sampit Berhasil Ciptakan Pembangkit Listrik 12 Volt

Sabtu, 31 Oktober 2026 17:19 WIB
1 |   -

2 Siswa SMAN 2 Sampit Kembangkan PLTAG dari Air Gambut, Mampu Nyalakan Lampu 12 Volt

Sebuah wadah berisi air gambut tampak sederhana ketika ditempatkan di ruangan Kepala SMAN 2 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.Namun, dari air berwarna kecokelatan tersebut, dua siswa mencoba menghasilkan energi listrik melalui prototipe 

Dua siswa kelas XII, yakni Abdullah Kalbahran dari XII IPA A dan Christofer Joel V dari XII IPA E, memperagakan cara kerja alat tersebut, Senin (14/9/2026). Praktik belum berjalan maksimal karena air gambut yang dibutuhkan sulit diperoleh saat musim kemarau.Meski demikian, inovasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan penelitian yang telah dilakukan SMAN 2 Sampit sejak 2017. Prototipe yang diperagakan saat ini merupakan generasi ketiga yang terus disempurnakan agar lebih efektif dan efisien.Guru pembina SMAN 2 Sampit, Anwar Muttaqin, menjelaskan ide awal PLTAG bermula dari percobaan sederhana menggunakan wadah kecil berisi air gambut. 

Saat itu, pihaknya mencoba menyalakan lampu bertegangan rendah untuk melihat potensi listrik yang dihasilkan.

“Awalnya 2017 kita menggunakan wadah kecil seperti gelas aqua. Kita isi air gambut dan mencoba menyalakan lampu 3 volt. Karena penasaran, kemudian kita kembangkan lagi,” ujar Anwar.

Pengembangan berikutnya dilakukan dengan memperbanyak sel menggunakan lempengan seng dan tembaga. Namun, bentuk tersebut dinilai masih kurang praktis karena membutuhkan banyak tempat dan komponen.

Pada generasi ketiga, jarak antara lempeng seng dan tembaga dibuat lebih dekat. Ukuran dan ketebalan lempeng juga kembali disesuaikan untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Menurut Anwar, air gambut yang memiliki tingkat keasaman sekitar pH 3 hingga 4 dapat berperan sebagai elektrolit. 

Sifat asam tersebut memungkinkan terjadinya perbedaan potensial antara elektroda seng dan tembaga sehingga menghasilkan tegangan listrik.

“Karena sifat asam dan adanya beda potensial, terjadi perbedaan tegangan antara kutub katoda dan anoda sehingga menghasilkan arus listrik,” jelasnya.

Berdasarkan pengujian yang dilakukan, prototipe tersebut dapat menghasilkan tegangan sekitar 16 hingga 17 volt dan digunakan untuk menyalakan lampu LED 12 volt. 


Artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com dengan judul 2 Siswa SMAN 2 Sampit Kembangkan PLTAG dari Air Gambut, Mampu Nyalakan Lampu 12 Volt, https://kalteng.tribunnews.com/kotawaringin-timur/239440/2-siswa-sman-2-sampit-kembangkan-pltag-dari-air-gambut-mampu-nyalakan-lampu-12-volt?fbclid=IwY2xjawVSnm5leHRuA2FlbQIxMQBwZG9mBXNydGMGYXBwX2lkEDIyMjAzOTE3ODgyMDA4OTIAAR_mj7C0c40bkCiOzUoBp3RuqNY5PluPs_2m7kr7MveWu2ACGSVxmNCzzi4vgg_aem_cQp27iVrqc_rJthgV2Yc1Q.
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini