Semester Kedua Dimulai, Seluruh Siswa Boleh Hadir Di Sekolah Dengan Aturan Protokol Kesehatan
MaliqNews.Com | Kotim – Pekan pertama Januari 2022 yang memasuki awal semester kedua tahun ajaran 2021/ 2022 seluruh siswa SMA/MA se Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah bisa hadir ke sekolah untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/MA Kabupaten Kotawaringin Timur Drs.Kodarahim kepada maliqnews.com, Senin (3/01/2022).
“Siswa yang hadir boleh 100 persen sesuai dengan kapasitas sekolah, namun ada beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh pihak sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas semester genap ini”, ucapnya.
Aturan tersebut mengharuskan pihak sekolah tetap melaksanakan Protokol Kesehatan Covid-19 yang ketat selama kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas berlangsung.
“Jam belajar masih dibatasi maksimal selama 6 jam perhari dan kantin sekolah masih belum diperbolehkan dibuka, jadi para siswa diharapkan membawa bekal masing-masing dari rumah”, tambah Kodarahim.
Ia mengatakan ada beberapa sekolah di Kotim yang sudah mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada hari ini dengan menghadirkan siswanya 100 persen ke sekolah.
“Namun untuk sekolah kami SMA Negeri 2 Sampit baru minggu depan ini tanggal 10 Januari 2022 melaksanakannya, jadi pada saat ini kami masih menggunakan pembelajaran dengan sistem sesi secara bergantian”, jelas Kodarahim yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sampit ini.
Menurutnya SMA Negeri 2 Sampit sudah siap dan memenuhi syarat Protokol Kesehatan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas ini.
“Sarana prasarana sekolah yang terkait dengan Prokes Covid-19 sudah kami benahi, para tenaga pendidik dan para siswa disekolah kami juga sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua diatas 80 persen”, terangnya.
Terpisah Plt.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur Umar Kaderi, S.H., M.Sc mengatakan capaian vaksinasi Covid-19 untuk tingkat SMA sederajat di Kotim sampai saat ini sudah hampir 100 persen.
“Yang belum divaksin itu karena ada yang sakit sehingga vaksinasi bagi yang bersangkutan ditunda untuk menghindari hal yang tidak diinginkan”, jelasnya.
Ia menghimbau kepada pihak sekolah agar melakukan pengawasan kepada para siswanya dengan prinsip kehati-hatian untuk kesehatan dan keselamatan insan pendidikan.
Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas ini tetap bisa dilaksanakan asalkan proteksi kesehatan menjadi prioritas utama, seperti dibuatkan beberapa titik tempat cuci tangan pakai sabun serta pihak sekolah menyediakan masker untuk mengantisipasi siswa yang tidak pakai masker.
“Kita berharap dengan dilaksanakannya kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan tingkat kehadiran siswa 100 persen di sekolah ini membuktikan bahwa kasus Covid-19 di Kotim tidak ada lagi”, tandas Umar.
(Tomi spt)
Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini